{"id":350,"date":"2023-12-16T09:36:47","date_gmt":"2023-12-16T09:36:47","guid":{"rendered":"https:\/\/rumputsintetis.co.id\/faq\/?p=103"},"modified":"2023-12-29T04:11:58","modified_gmt":"2023-12-29T04:11:58","slug":"apakah-rumput-sintetis-bisa-di-pasang-di-tembok","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/rumputsintetis.co.id\/faq\/apakah-rumput-sintetis-bisa-di-pasang-di-tembok\/","title":{"rendered":"Apakah Rumput Sintetis bisa di Pasang di Tembok?"},"content":{"rendered":"\n<p><strong>Pertanyaan :<\/strong> Apakah Rumput Sintetis bisa di Pasang di Tembok?<\/p>\n\n\n<p><strong>Jawaban : <\/strong>Bisa, Rumput Sintetis bisa di pasang di tembok hanya saja metode pasangnya berbeda dan membutuhkan banyak lem serta paku beton. dimana jika pada pemasangan normal dilahan vertikal membutuhkan lem sekitar 1kg lem kuning per 10 meter persegi (10m2) dikarenakan penggunaannya hanya di sambungan maupun pinggir rumput saja. sedangkan untuk permukaan vertikal seperti tembok membutuhkan lem 1kg lem kuning per 5 meter persegi (5m2). lalu fungsi paku beton adalah memberikan penahan atau pondasi untuk rumput sintetis bergantung pada tembok, yang dimana menggunakan paku beton ukuran panjang 3-5cm dan diberi jakar per 1m2 membutuhkan 9 paku beton.<\/p>\n\n\n<p>Hasilnya akan Seperti ini :<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/rumputsintetis.co.id\/faq\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/kualinenek-jkt.jpg\" alt=\"kualinenek-jkt\" class=\"wp-image-104\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\">kualinenek-jkt<\/figcaption><\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pertanyaan : Apakah Rumput Sintetis bisa di Pasang di Tembok? Jawaban : Bisa, Rumput Sintetis bisa di pasang di tembok hanya saja metode pasangnya berbeda dan membutuhkan banyak lem serta paku beton. dimana jika pada pemasangan normal dilahan vertikal membutuhkan lem sekitar 1kg lem kuning per 10 meter persegi (10m2) dikarenakan penggunaannya hanya di sambungan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[6],"tags":[],"class_list":["post-350","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-seputar-rumput-sintetis"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/rumputsintetis.co.id\/faq\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/350","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/rumputsintetis.co.id\/faq\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/rumputsintetis.co.id\/faq\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rumputsintetis.co.id\/faq\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/rumputsintetis.co.id\/faq\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=350"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/rumputsintetis.co.id\/faq\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/350\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":737,"href":"https:\/\/rumputsintetis.co.id\/faq\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/350\/revisions\/737"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/rumputsintetis.co.id\/faq\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=350"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/rumputsintetis.co.id\/faq\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=350"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/rumputsintetis.co.id\/faq\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=350"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}